Senin, 09 November 2015

Akuntansi Berpasangan



 Akuntansi Berpasangan 


  Akuntansi didasarkan pada data transaksi bukan pada dugaan atau pendapat. Setiap transaksi bisnis memiliki dampak ganda
·         Sisi yang menrima
·         Sisi yang membari

Sebagi contoh , dalam penerimaan kas sebesar  $30 000 oleh Cookie Lapp Trevel Design, perusahaan :
·         Menerima kas sebesar $ 30 000
·         Memberikan Lapp ekuitas pemilik sebesar $ 30 000 dalam perusahaan 

                Jika akuntansi mengggukanan sistem berpasangan , ini berarti kita mencatat dampak ganda dari setiap transaksi.  Akibatnya , setiap transaksi mempengaruhi  seridaknya dua akun. Jadi, belum lengkap jika kita hanya mencatat sisi yang memberi, atau hanya sisi yang menerima, dari suatu transaksi. 

                Mari pertimbangkan pembelian perlengkapan secara  tunai . apa dampak gandanya ?
Pembelian perlengkapan secara tunai:
1.       Meningkatkan Perlengkapan ( Anda menerima perlengkapan )
2.       Menurunkan kas ( anda memberikan kas )

Pembelian peralatan secara kerdit ( pembelian kredit )
1.       Meningkatkan perelatan ( anda menerima peralatan )
2.       Meningkatkan utang usaha ( anda berjanji akan membayar dimasa depen )

1. Akun T 
 
    Bentuk akun yang peling banyak digunakan dissebut sebagai akun T ( T account )karene bentuk akun ini menyerupai huruf T  besar. Garis vertical membagi akun memjadi sisi kiri dan kanan, dengan judul berada di bagian atas. sisi kiri akan disebut sisi Debet, sementara sisi kanan disebut kredit, ingatlah bahwa sisi kiri= debet dan sisi kanan = kredit 

 Istilah debet dan kredit telah digunakan secara luas pada perusahaan. yang merupakan singkatan dari istilah latin Dbitum dan creditum. luca pacioli, pendeta asal italia yang menulis mengenai akuntansi pada abat ke -15 mempopulerkan istilah ini. apakah suatu akun meningkat atau menurun oleh debet atau kredit tergantung pada jenis akun yang bersangkutan.  

2. mencatat transaksi dalam jurnal
 dalam praktik, akuntansi mncatat transaksi dalam  jurnal

Mencatat Transaksi Bisnis

Akun, Buku Basar dan Jurnal


   Akun (Account) Adalah catatan mendetail tentang semua perubahan yang telah terjadi dalam aktiva, kewajiban atau ekuitas pemilik pada satu periode tertentu. Jurnal (Journal) adalah merupakan catatan krornologis transaksi. Buku Besar (ledger) adalah tempat dimana akuntan menyalin (memeosting) data dari jurnal ke dalam buku akun (atau printout). suatu daftar dari semua kaun buku besar dan saldonya disebut sebagai araca saldo (trial Blance). 
 
  Akun-akun itu dikelompokan dalam tiga ketegori  yang luas, sesuai dengan persamaan akuntansi yaitu :
Aktiva = Kewajiban + Ekuitas Pemilik

1. Aktiva ( Assets) ada;ah sumber daya ekonomi yang akan memberikan manfaat kepada perusahaan  dimasa depan. sebagian besar perusahaan menggunakan akun aktiva berikut :
  •  Kas , Akun Kas adalah catatan dari semua transaksi yang mempengruhi kas. kas termasuk Uang, seperti saldo Bank, uang Kertas, Uang logam, dan cek. Kas adalah kbutuhan yang paling mendesak dari perisahaan.

  • Piutang Usaha, sebagian perusahaan menjual barang dan jasa dalam pertukaran dengan peromes atau janji untuk meneriama kas dimasa depan. penjualan semacam itu dilakukan secara kredit ( On Account ) dan piutang usaha (Account Receivable ) adalah akun yang mencatat jumlah tersebut. sebagian besar penjualan di amerika serikat dn negara berkembang lainnya dilakukan, secara kredit.

  • Wesel Tagih, suatu poerusahaan mungkin menjual barang atau jasa dan menerima surat promes (promissory note). Wesel tagih ( note Receivable ) adalah janji tertulis bahwa pelanggan akan membayar sejumlah uang pada suatu tanggal tertentu.

  • beben dibayar dimuka , suatu perusahaan sering kali membayar dimuka beban-beban tertentu, seperti sewa dan asuransi. Beban dibbayar dimuka ( prepeid Expense ) adalah suatu aktiva kkarena pembayaran dimuka akan memberikan mafaat dimasa depan. sewa dibayar dimuka (prepaid Rent) , asuransi Dibayar dimuka (prepaid Insurance), dan perlengkapan kantor (Office supplies) merupakan akun beban dibayar dimuka yang terpisah. sewa dibayar dimuka atas aperrtemen atau kamar asrama Anda merupakan aktiva nagi anda.

  • Tanah, akun tanah menunjukan biaya atau harga pokok tanah yang dimiliki perudahaan untuk digunakan dalam operasi. tanah yang dimiliki untuk  kemudian dijual merupakan hal yang berbeda . biaya atau harga perolehan tanah tersebut merupakan investasi.

  • Bangunan, Biaya bangunan suatu kantor atau gedung disajikan dalam akun bangunan . 

  • Peralatan, perabotan, dan perkakas, setiap perusahaan memiliki akun aktiva untuk setiap jenis peralatan misalnya, peralatan komputer, peralatan kantor, dan peralatan toko. sementara itu, akun perabotan menunjukan biaya aktiva tersebut. 
 2.   Kewajiban
 ingat kembali kewajian merupakan utang, padda umumnya perusahaan memiliki labih sedikit akun kewajiban ketimbang akun aktiva karena kewajiban di ikhtisarkan dalam segelintir akun.

  • Utang uasah , adalah kebalikan dari piutang usaha. jajni untuk membayar hutang yang bersal dari pemmbelian kredit merupakan uatng usaha , dan pembelian semacam itu dikatakan dilakukan secara kredit. 

  • Wesel Bayar (note Payable) merupakan kebalikan dari wesel tagih. Wesel bayar merupakan utang yang dimiliki perusahaan karena menandatangani surat promes (promissory note) untuk meminjam uang atau membeli sesuatu.

  • Kewajiban Akrual ( accrual Liability) adalah kewajiban atas suatu beban yang belun dibayar. utang pajak , utang bunga, dan utang gaji merupakan contoh akun kewaiban akrual.
   3. Ekuitas pemilik
klaim pemilik terhadap aktiiva perusahaan disebut sebagai ekuitas pemilik. peusahaan perseorangan atau persekutuan memiliki aku modal yang terpisah dan akun penarikan yang terpisah bagi sitiap pemilik.

  • Modal , akun modal (Capital) menunjukan klaim pemilik terhadap aktiva perusahaan. 

  • Penarikan, ketika pemilik perusahaan menarik kas dari perusahaan untuk keperluan pribadi, baik aktiva maupun ekuitas pemilik akan menurun. jumlah kas yang ditarik dari perusahaan  disajika dalam akun yang terpisah, yaitu penarikan ( nama pemilik ). 

  • Pendapatan , kenaikan ekuitas pemilik yang terjadi akibat memberikan barang atau jasa kepada pelanggan disebut pendapatan (revenue). buku besar berisi berbagai akun penndapatan sesuai dengan yang dibutuh kan. jika perusahaan meminjamkan uang kepda  pihak luar, perusahaan akan memerlukan akun pendapatan bunga ( Interest revenue ) untuk bunga yang dioeroleh atas pinjaman tersebut. jika perusahaan menyewakan bangunan kepada penyewa, perusahaan akna memerlukan akun pendapatan sewa ( rent Revenue ). 

  • beban ( Expenses ), beban memiliki pengaruh yang berlawanan dengan pendapatan, kerenanya, beban menurunkan ekuitas pemilik. suatu perusahaan memmerlukan akun beban yang terpisah untuk setiap jenis beban, seperti gaji,beban sewa, beban iklan,dan beban utilitas.

4. Bagan akun

     Perusahaan menggunakan bagan akun (chart of account ) untuk menyajikan daftar semua akun beserta nomor akunnya. Biasanya nomor akun memiliki dua digit atau lebih. Aktiva sering kali diberi nomor yang diawali dengan angka 1, kewajiban dengan angka 2, ekuitas pemilik dengan angka 3, pendapatan dengan angka 4, dan beban dengan angka 5. Digit kedua dan ketiga nomor akun menunjukan dimana letak ketegori akun yang sesuai. Sebagai contoh : kas mungkin diberi nomor akun 101, yaitu akun aktiva yang pertama. Piutang usaha mungkin diberi nomor akun 111, yaitu aktiva angka yang kedua. Utang uasaha mungkin diberi nomor 201, yaitu kewajiban yang pertama.

Contoh Bagan Akun Cookie Lapp Trevel Design 
Akun neraca
Aktiva
Kewajiban
Ekuitas pemilik
101 Kas
201 Utang Usaha
301 Modal, Cookie Lapp
111 piutang usaha
211 Utang gaji
311 Penarikan , Cookie
121 Wesel Tagih
221 Utang Bunga

141 Perlengkapan
231 Wesel bayar

151 Perabotan


171 bangunan


191 Tanah


   
Akun Laporan laba- Rugi ( Bagian Ekuitas Pemilik )
Pendapatan
Beban
401 pendapatan jasa
501 Beban sewa ,komputer
Pendapatan bunga
202 beban sewa , kantor

505 Beban gaji

510 beban penyusutan

520 Beban utilitas

530 beban iklan

540 Beban Perlengkapan


Jumat, 06 November 2015

AKUNTANSI DAN LINGKUNGAN BISNIS





1.       Akuntansi Sama Dengan Bahasa Bisnis
                Akuntansi (accounting ) adalah sistem informasi yang mengukur aktivitas bisnis, memproses data menjadi laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan . Akuntansi merupakan bahas bisnis. Semakin baik memahami bahasa bisnis tersebut, semakin baik anda dalam mengelola bisnis. Contoh : bagaimana anda memutuskan apakah anda akan meminjam uang atau tidak ? maka dalam pemikiran orang ankuntansi anda harus mempertimbangkan penghasilan anda. Konsep laba munncul dari akuntansi.  Output dari akuntansi adalah serangkaian dokumen  yang disebut laporan keuangan. Laporan keuangan ( financial statement ) melaporkan tentang satu bisnis dalam istilah bahasa moneter.
2.       Pengambilan Keputusan Bersumber Dari Laporan Akuntansi

                Para penggambil  keputusan memmerlukan informasi. Semakin penting keputusan yang akan dibuat, maka semakin banyak juga informasi yang diperlukan. Berikut adalah  cara menggunakan laporan keuangan sebagai sumber informasi dalam pengambilan keputusan.
a.       Individu
                Anda meggunakan informasi akuntansi dalam mengelola rekening bank anda, mengevaluasi pekerjaan baru,dan memutuskan apakah mampu membeli mobil baru.
b.      Bisnis
                Para pemilik bisnis menggunakan informasi akuantansi untuk menetapkan tujuan. Mereka mengevaluasi kemajuan dalam mencapai tujuan tersebut dan mengambil tindakan korektif jika di perlukan.
c.       Investor
                Untuk memutuskan layak atau tidaknya investasi dilakukannya, seseorang harus meramalkann jumlah laba yang akan dihasilkan dari investasi tersebut.
d.      Kreditor
                 Untuk meminjamkan uangnya kepada slahsatunperusahaan Bank harus menevaluasi kemmpuan perusahan tersebut melunasi hutangnya, hal ini perlu laporan laba /rugi perusahaan tersebut .
e.      Otoritas Pajak
                Pemerintah lokal, Negara bagian, den federal memungut pajak. Pajak penghasilan dihitung dengan menggunakan informasi akuntansi. Pajak penjualan dihitung pada penjualan perusahaan.

3.        Perbedaan Akuntansi  Keuangan Dan Akuntansi Manajemen
                Akuntansi keuangan ( Financial accounting ) menyediakan informasi bagi orrang-orangbdiluar perusahaan . investor dan para pembari pinjaman bukanlah bagian dari manajemen harian. Para investor luar dan para pembari pinjaman tersebut sangat membutuhkan laporan keuangan perusahaan. Akuntansi manajemen ( manajement Accounting ) berfokus pada informasi yang diperlukan untuk pengembilan keputusan internal  oleh manajer perusahaan. 


Liahat  contoh : pengunaan laporan keuangan manajemen dan akuantansi pada Dealoopi catering. 


Kreditor 
Kita akan memberikan pinjaman uang kepada Dealoopi Catering ? dapatkah DC mengembalikan pinjamannya? Kredotor menggunakan informasi akuntansi keuangan untuk memutuskan layak tidaknya pemberian pinjaman.


Dealoopi Catering
Menggunakan informasi akuntansi manajemen dalam mengoperasikan bisnisnya.

Investor luar
kita akan berinvestasi pada Dealoopi Catering ? apakah akan mengntungkan? Investor menggunakan informasi  akuntansi keuangan untuk mengukur profitbilitas
 


4.       KONSEP DAN PRINSIP AKUNTANSI 
                                 Peraturan yang mengatur akuntansi dikenal GAAP, yaitu singkatan dari Generally accepted acconting Principles yaitu prinsip-prinsip akuantansi yang diterima umum.  GAAP berisi keranka kerja konseptual. “ tujuan utama pelaporan keuangan adalah menyediakan informasi yang bermanfaat untuk membuat keputusan investasi atau pemberian pinjaman.
Agar bermanfaat informasi yang disajikan harus relevan, dapat dibandingkan, dan dapatdiandalkan.
a.        Konsep Entitas
                                 Entitas adalah konsep dasar akuntansi yang merupakan orrgansasi yang berdiri sendiri sebagai unit ekonomi yang terpisah. Contoh dari konsep tersebut ialah : Toyota adalah sebuah perusahaan raksasa yang memiliki bebrapa divisi. Manajemen Toyota mengevaluasi setiap divisi sebagai entitas yang terpisah. Jika pejualan Lesux menurun, Toyota dpat langsung mencari tahu penyebabnya. Tetapi jika angka penualan dari semua divisi digabung, maka mamajer tidak dapat mengetaui bahwa penjualan Lexus menurun. Jadi konsep entitas harus di terpkan pada setiap unit ekonomi yang oerlu dievaluasi secara terpisah.
b.      Prinsip reliabilitas (objektif )
                                 Informasi akuntansi disasarkan pada data yang peling dapat di andalkan yang tersedia. Pedoman ini merupakan prinsip Reliabilitas, yang juga disebut prinsip objektivitas (Objectivity principles) data yang andal adalah data yang dapat di verivikasi, artinya data itu dikonfirmasi oleh setiap pengamat yang independen. Sebagai contoh  : pinjaman  Bank harus di dukung oleh Promes ( promissory Note ). Ini merupakan bukti yang objektif dari pinjaman tersebut. Tampa prinsip reliabilitas maka data akuntansi bisa saja didasrkan pada dugaan atau pendapat.
c.       Prinsip Biaya
                                 Prinsip Biaya (  cost principle ) menyatakan bahwa aktiva dan jasa yang diperoleh harus dicatat pada biaya aktualnya ( yang disebut biaya historys ) . walaupun pembeli mungkin merasa yakin bahwa harga tersebut lebih murah, pos itu harus dicatat pada harga yang sebenarnya dibayarkan dan bukan pada harga yang diduga. Mengapa prinsip biaya menyatakan bahwa pencatatan akuntansi harus terus melaporkan biaya historis aktiva selama umur manfaatnya? Kerena biaya merupakan ukuran yang dapat diandalkan.
5.       Konsep Going Concern
                                 Konsep ini mengasumsikan bahwa entitas akan tetap beroperasi selama jangka waktu di masa depan yang dapat dirramalkan. Berdasarkan konsep tersebut, akuntan mengansumsikan bahwa perusahaan akan beroperasi cukup lama sehingga dapat menggunakan sumberdaya yang ada untuk mencapai tujuan yang digariskan.
6.       Konsep unit moneter yang stabil
                                 Di A.S. kita mencatat transaksi dalam dollar karena dollar meruoakan media pertukaran. Nilai dapat berubah  dari waktu kewaktu, dan kenaikan tingkat hargga disebut inflasi . selama periode inflasi, satu dollar akan membeli lebih sdikit barang. Tetapi bagaimanapu juga akuntan mengasumsikan bahwa daya beli dollar masih stabil.